Dua kelompok utama tanaman berbunga adalah monokotil dan dikotil. Ilmuwan membagi semua tanaman berbunga ke dalam dua kategori ini berdasarkan struktur biji. Setiap tanaman berbunga yang Anda lihat masuk ke salah satu dari dua kelompok ini. Mengetahui perbedaannya membantu Anda memahami seluruh taman Anda.
Saya pertama kali menyadari perbedaan antara monokotil dan dikotil saat mencabut gulma di taman suatu pagi. Helai rumput yang saya cabut memiliki urat panjang dan lurus yang membentang dari pangkal ke ujung. Tapi daun dandelion di sebelahnya memiliki urat yang bercabang seperti peta jalan. Satu petunjuk itu menunjukkan tanda paling terlihat yang memisahkan kedua kelompok ini. Sekarang saya bisa menyortir hampir semua tanaman di halaman dalam hitungan detik.
Saat saya mulai menghitung kelopak bunga di taman, polanya semakin jelas. Tulip dan lily saya memiliki kelopak dalam kelompok tiga atau enam. Mawar dan geranium saya memiliki kelopak dalam kelompok empat atau lima. Hitungan kelopak sederhana itu memberi tahu saya kelompok mana setiap tanaman tanpa perlu mencari referensi.
Monokotil mendapat namanya karena memiliki satu daun biji saat berkecambah. Urat daunnya membentang dalam garis paralel lurus. Bagian bunganya hadir dalam kelipatan tiga. Rumput, lily, anggrek, tulip, dan palem semuanya termasuk kelompok ini. Anda akan menemukan monokotil di halaman rumput, bedeng bunga, dan di lingkungan tropis.
Dikotil memulai hidupnya dengan dua daun biji yang muncul dari tanah. Daunnya menunjukkan pola urat bercabang seperti jaring. Bunga memiliki kelopak dalam kelipatan empat atau lima. Batangnya menyusun jaringan dalam pola cincin. Inilah mengapa pohon dikotil menghasilkan lingkaran pertumbuhan yang bisa Anda hitung pada potongan melintang. Mawar, oak, magnolia, dan sebagian besar pohon berbunga termasuk kelompok ini.
Klasifikasi jenis tanaman berbunga ini berawal dari Carl Linnaeus pada tahun 1700-an. Ilmuwan telah memperbaruinya dengan bukti DNA dalam beberapa dekade terakhir. Istilah lama "dikotil" kini menjadi "eudikotil" dalam botani modern. Beberapa kelompok dikotil lama ternyata lebih dekat dengan monokotil daripada yang diperkirakan siapa pun. Namun untuk taman Anda, pembagian monokotil dan dikotil masih berfungsi sebagai panduan praktis.
Pembagian ini penting untuk cara Anda merawat tanaman. Sebagian besar pohon berbunga adalah dikotil yang memiliki kebutuhan serupa. Mereka cenderung menyukai tanah berdrainase baik dan merespons dengan baik terhadap pemberian pupuk melingkar di sekitar garis tetes kanopi. Tanaman monokotil Anda seperti rumput dan lily tumbuh dari struktur akar yang berbeda. Mereka membutuhkan pendekatan perawatan tersendiri.
Anda bisa menggunakan pengetahuan ini saat merencanakan tata letak taman. Kelompokkan pohon dan semak berbunga dikotil Anda bersama karena mereka memiliki kebutuhan tanah, air, dan pemupukan yang serupa. Tanaman monokotil Anda seperti day lily dan rumput hias cocok di bedeng sendiri di mana Anda bisa menyesuaikan perawatan untuk mereka. Pengelompokan ini membuat rutinitas penyiraman dan pemupukan Anda jauh lebih sederhana.
Lain kali Anda berjalan di halaman, coba sortir tanaman Anda ke dalam dua kelompok. Periksa urat daun terlebih dahulu. Jika Anda melihat garis paralel, itu monokotil. Jika Anda melihat jaringan bercabang, itu dikotil. Hitung kelopak pada bunga yang Anda temukan. Kelompok tiga berarti monokotil. Kelompok empat atau lima berarti dikotil. Anda akan terkejut betapa cepatnya Anda bisa menyortir seluruh taman ke dalam dua kategori ini.
Mengetahui kelompok mana tanaman Anda memberi Anda keunggulan awal dalam merawatnya dengan benar. Anda tidak akan membuang waktu atau uang memperlakukan monokotil seperti dikotil atau sebaliknya. Pembagian sederhana ini adalah ilmu tanaman paling berguna yang bisa Anda pelajari sebagai tukang kebun rumahan.
Baca artikel lengkap: Pohon Berbunga Terbaik untuk Halaman Anda