Arti bunga perennial adalah tanaman yang hidup dan berbunga selama lebih dari dua musim tanam. Program kebun universitas negeri semuanya sepakat mengenai aturan dasar ini. Perennial Anda tumbuh kembali dari akarnya tahun demi tahun sementara annual mati setelah satu musim. Satu fakta ini mengubah cara Anda merencanakan dan menganggarkan taman.
Definisi tanaman perennial lebih mendalam ketika Anda melihat dari sisi sains. Akar perennial Anda bertahan melewati musim dingin dengan memasuki masa dorman di bawah tanah. Bagian atas tanaman mati tetapi akar dan mahkota tetap hidup di bawah tanah. Annual menempuh jalur berbeda. Mereka menyelesaikan seluruh siklus hidupnya dalam satu musim dari biji hingga bunga hingga mati. Itulah mengapa Anda membeli annual baru setiap musim semi.
Saya belajar ini dengan cara yang mahal di tahun pertama berkebun. Saya mengisi enam bedeng besar dengan petunia cantik yang menghabiskan biaya hampir $200 di toko tanaman. Tampak luar biasa sepanjang musim panas. Lalu musim gugur datang dan semuanya mati. Musim semi berikutnya saya menghabiskan $200 yang sama untuk tanaman yang sama lagi. Tetangga menyarankan saya mencoba perennial. Saya membeli lima coneflower dan tiga daylily seharga sekitar $60 total. Tanaman yang sama masih berbunga di halaman saya delapan tahun kemudian.
Di tahun kedua saya membuat kesalahan lagi. Saya membeli foxglove karena mengira itu perennial karena "tumbuh kembali" tahun berikutnya. Ternyata foxglove adalah biennial. Perbedaan perennial dan biennial penting untuk rencana taman Anda. Biennial membutuhkan dua tahun untuk menyelesaikan siklus hidupnya. Mereka menumbuhkan daun di tahun pertama, lalu berbunga dan mati di tahun kedua. Anda bisa membedakannya karena biennial tidak kembali untuk ketiga kalinya.
Kata itu sendiri memberi tahu Anda apa yang bisa diharapkan. "Perennial" berasal dari bahasa Latin "perennis" yang berarti bertahan sepanjang tahun. Nama ini cocok untuk tanaman ini karena mereka terus hidup musim demi musim melewati segala kondisi di taman Anda.
Bunga Annual
- Masa hidup: Annual Anda menyelesaikan seluruh siklusnya dari biji hingga mati dalam satu musim tanam dan tidak akan kembali musim semi berikutnya.
- Contoh: Marigold, petunia, zinnia, dan impatiens semuanya mengakhiri hidupnya saat embun beku keras pertama di musim gugur di taman Anda.
- Penggunaan terbaik: Isi pot dan celah taman Anda dengan warna instan karena mereka berbunga cepat dan lebat sejak hari tanam hingga embun beku tiba.
Bunga Biennial
- Masa hidup: Biennial Anda membutuhkan dua tahun penuh untuk menyelesaikan siklusnya dengan dedaunan di tahun pertama dan bunga di tahun kedua.
- Contoh: Foxglove, hollyhock, dan sweet William menumbuhkan daun di tahun pertama dan memberikan bunga di tahun kedua sebelum mati.
- Penggunaan terbaik: Tanam biennial baru setiap tahun agar Anda selalu memiliki dedaunan tahun pertama dan bunga tahun kedua yang tampil di bedeng Anda.
Bunga Perennial
- Masa hidup: Perennial Anda hidup dan berbunga selama tiga tahun atau lebih dari sistem akar yang sama yang bangun setiap musim semi.
- Contoh: Coneflower, daylily, hosta, dan peoni bertahan selama satu dekade atau lebih dengan perawatan dasar dan pencocokan zona yang tepat.
- Penggunaan terbaik: Bangun fondasi bedeng Anda karena mereka kembali setiap tahun dan tumbuh semakin besar seiring waktu tanpa Anda menanam ulang.
Mengetahui istilah-istilah ini membantu Anda membuat pilihan lebih cerdas di toko tanaman. Periksa setiap label tanaman sebelum Anda membelinya. Cari kata "perennial" beserta rentang zona tahan banting. Jika label menunjukkan zona dan menyebutkan tanaman kembali tumbuh, Anda sedang melihat investasi jangka panjang untuk halaman Anda.
Rencanakan bedeng Anda dengan perennial sebagai fondasi dan gunakan annual untuk mengisi celah saat semuanya baru dimulai. Taman yang dibangun di atas perennial menghemat ratusan dolar selama lima tahun. Anda membayar lebih mahal per tanaman di awal tetapi hanya membayarnya sekali. Pembelian tunggal itu terus membalas Anda dengan bunga-bunga indah selama bertahun-tahun.
Baca artikel lengkap: Bunga Perennial Terbaik untuk Taman